Jumat, 18 November 2011

sejarah mikrobiologi

Mikrobiologi berasal dari bahasa Yunani yaitu Mikros = kecil, Bios = hidup, dan Logos = ilmu. Secara definitif mikrobiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari makhluk hidup yang sangat kecil (diameter kurang dari 0,1 mm) yang tak dapat dilihat dengan mata biasa tanpa bantuan suatu peralatan khusus.
Untuk pertama kalinya organisme tersebut dilihat dan digambarkan kurang lebih 300 tahun yang lalu. Namun demikian, baru pada tahun 1870-an peranannya sebagai penyebab penyakit menjadi dimengerti dan diterima. Mikroorganisme terdapat dalam populasi yang besar dan beragam, dan terdapat hampir di mana-mana di alam ini. Mikroorganisme juga merupakan bentuk kehidupan yang tersebar paling luas dan terdapat paling banyak di planet ini. Mereka terdapat di aliran air, danau, sungai, dan laut. Mereka terdapat pada permukaan tubuh kita dan di dalam mulut, hidung, dan rongga¬rongga tubuh lainnya. Mikroorganisme paling banyak terdapat di tempat¬tempat yang mengandung nutrient, kelembaban, dan suhu yang sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangbiakannya.
Di antara mikroorganisme tersebut ada yang bermanfaat bagi kehidupan manusia, tetapi banyak pula yang merugikan yaitu yang dapat menimbulkan berbagai penyakit.
Mikrobiologi mempelajari banyak segi mengenai jasad-jasad renik, seperti di mana adanya, ciri-cirinya, kekerabatan antara sesamanya juga dengan kelompok organisme lainnya.
Mikrobiologi meliputi berbagai disiplin ilmu seperti bakteriologi, imunologi, virology, mikologi dan parasitologi. Dalam Mikrobiologi kedokteran, dipelajari mikroorganisme yang ada kaitannya dengan penyakit (infeksi) dan dicari jalan pencegahan, penanggulangan serta pemberantasannya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar